Minggu, 18 Oktober 2009

SENIN INI WARGA AKAN GERAK, BAWA 2 TUNTUTAN

Cerobong PLTU tampak dari sela sela perumahan warga desa Leran kecamatan Sluke.

Sluke – Setelah menunda aksi demo pada hari Sabtu, warga desa Leran kecamatan Sluke akhirnya berencana akan menggelar aksi pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2009.

Warga akan digerakkan di sekitar pintu lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU unit I, dengan membawa dua tuntutan utama. Diantaranya yaitu pihak PLN harus mencairkan dana kompensasi bagi warga yang terkena dampak debu batubara dan ada prioritas bagi warga setempat untuk bisa menjadi tenaga kerja secara permanen, setelah PLTU beroperasi.

Warga RT 02 RW 03 desa Leran kecamatan Sluke Syaeful Sodiqin menyatakan selama ini kawasan RT nya menjadi lokasi paling parah yang terkena dampak debu batubara, karena jarak antara kegiatan proyek dengan perumahan warga sangat dekat hanya dibatasi jalan kampung saja.

Tak terhitung berapa kali setiap hari dia membersihkan lantai akibat debu berwarna hitam yang masuk ke rumahnya. Jika memang tak ada iktikad baik dari PLN untuk menyelesaikan masalah ini, maka warga sepakat untuk berdemo. Syaeful Sodiqin yang saat ini bekerja sebagai petugas Satpam di PLTU berharap ada jalan keluar terbaik.

Selama ini pihak PLN sebenarnya sudah berupaya mengurangi dampak debu batubara yang berasal dari sisi barat lokasi proyek.

Slamet Riyanto sebagai orang nomor 1 dalam pembangunan proyek PLTU Sluke berulang kali menyatakan upaya jangka pendek dengan cara menyiramkan air dengan cairan khusus pada batubara. Sedangkan rencana jangka panjang melalui gerakan penghijauan penanaman pohon di sekitar proyek untuk mengurangi dampak polusi udara.

Jika warga terus menuntut dana kompensasi, pihaknya masih mengkaji lebih dalam tuntutan tersebut.

Sementara untuk urusan mengantisipasi demo warga, Slamet Riyanto lebih menyerahkan hal itu kepada aparat kepolisian karena menyangkut pengamanan obyek obyek vital. Apalagi pihak pelaksana proyek sudah dikejar waktu untuk segera mengoperasikan PLTU unit 1, sehingga jangan sampai terganggu oleh aksi warga.


sumber : http://r2b.myadgame.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar